Menikmati Yogyakarta dengan sedikit berbeda. Rockadventure 2018! Berpetualang bersama musik Rock? Why not!

“De, jangan lupa yaaa kita boarding jam 7 pagi di Halim Perdanakusuma”. Rifani ngingetin gue supaya gue gak ketinggalan pesawat. Oh iya, gue lupa cerita, jadi weekend pertengahan Maret kemarin, gue diajak Superadventure, melalui Rifani, untuk menjadi KOL di event Rockadventure Yogyakarta, acara musik Rock yang di balut dengan Adventure dan camping-camping Gemes hehe.

Acaranya akan berlangsung roadshow di berbagai kota, untuk rangkaian pertama, akan diselenggarakan di Yogyakarta, dan gue akan ikut di semua roadshow Rockadventure ini. Whooooaaaaa!! Tugas gue gampang kok. Jadi, sebagai KOL atau tamu undangan, gue harus rajin-rajin posting keseruan selama kegiatan berlangsung. Gitu doang? Asik gak sih? Hahaha.

Gue sih yakin banget kalo acara nanti bakal seru buat gue. Pertama karena udah lama juga ternyata gue gak tidur di tenda. Terakhir nenda itu di Gunung Sibuatan, atapnya Sumatera Utara, which is tahun lalu. Kedua, Gue belum pernah ngerasain ngecamp dibalut konser. Sampe sekarang gue belum bisa bayangin gimana pecahnya atmosphere disana nanti. Dan ketiga, ini gokil sih, lo tau salah satu pengisi acaranya siapa? The Sigit coy! Band favorit gue dari jaman SMP! Gue suka banget dari jaman doi ngisi OST nya catatan akhir sekolah, itu loh lagu Did I Ask Your Opinion itu!! Akhirnya datang juga kesempatan gue nonton mereka konser langsung! Gue mau lompat-lompat!!

Udah segitu dulu pembukaannya, gue mau tidur dulu ya, biar gak telat ke bandara besok pagi!

“De, gue udah di AirPort, kabarin yaa kalo lo udah sampe. Oh iya, lo juga udah gue Check-in yaaa.” Gileeee Rifani jam 5 udah sampe AirPort aja, gue aja baru bangun. Untung rumah gue ke Halim gak jauh-jauh banget, 30 menit sampe hehehe.

Alhamdullilah gak telat dan kita semua sudah siap berangkat ke Jogja! Dan kalian harus tau bahwa cuaca pagi ini cerah berkabut tipis cantik sekali. Gak percaya? Liat aja nih!

Ini dreamy banget gak sih!! 😍😍😍

Sebuah pertanda dan awal yang baik, cerita perjalanan kali ini pasti menyenangkan dan memorable, gue buktiin nanti!

Gak sampe satu jam, pesawat udah mendarat di Bandara Adi Sucipto. Akhir-akhir ini gue sering banget ke Jogja pake pesawat. Entah yaa, kaya berasa gak di Jogja aja kalo naik pesawat tuh, kesan perjalanannya kurang berasa aja gitu. Kalo dulu kan ke Jogja itu selalu pake kareta yang notabene menghabiskan waktu 9-10 jam. Berasa jauhnya gitu kan, kalo naik pesawat, yaudah nyampe aja gitu, kurang aja esensinya menurut gue, etapi enak juga sih, gak capek dijalan, eh gimana sih?! Maunya apa sih de? Hahahaha.

Sebelum berangkat ke spot acara nanti, kita ngumpul dulu di restoran, namanya Joglo Asri, dan ternyata banyak juga yang ikutan. Makin seru nih! Nambah banyak teman baru!

Setelah semuanya benar-benar kumpul, Berangkatlah kita semua ke sebuah tempat bernama Watu Gondang. Ternyata pesertanya banyak juga coy, dan gak cuma dari Yogyakarta, tapi juga dari kota-kota di Jawa Tengah, kaya Magelang, Solo, Semarang, dan Purwokerto. Kebayang gak sih bakal se-seru apa?? Gak sabar nih!!

Cuaca sepertinya kurang mendukung, karena sesampainya di area Watu Gondang, hujan berangsur-angsur terus turun sampai malam, dan sekitar pukul 7 malam, hujan sedikit mereda. Kerennya, panitia dari Rock Adventure sudah menyiapkan jas hujan untuk kita semua di dalam godie bag, waahh baiknya, ya sudah lah, kita nikmati nonton konser Rock sambil di basuh gerimis, ya walaupun rasanya pengen di peluk aja sepanjang malam hahahahaha.

Panggung yang terus di guyur hujan sepanjang sore.

Akhirnya, yang ditunggu pun datang! The Sigit coyyyy! Band favorit gue dari jaman SMP! Tau gak kenapa dari jaman SMP? Itu loh gara-gara film Catatan Akhir Sekolah, gue inget betul lagu Did I Ask Your Opinion yang jadi OST nya film itu, nah dari situ gue jadi suka The Sigit, utamanya lagu Soul Sister yang paling gue suka. Kemudian, Rock Adventure mewujudkan mimpi gue untuk bisa liat langsung mereka jamming! GUE SENANG BANGET!! Yaa walaupun ini bukan yang pertama, tapi ini yang pertama bisa sedekat ini sama mereka.

Saat mereka yang begitu ku idolakan beraksi.

Dan ia yang begitu terlarut dalam suasana.

Dalam acara Rockadventure ini sebenarnya gak cuma the Sigit yang tampil, ada juga Barasuara dengan Asteriska-nya yang gue suka, dan beberapa band lokal yang turut berpartisipasi. Pokoknya semua keren dan asik!

Selain ada panggung musik yang asik, di sini juga ada banyak wahana games yang bisa kita nikmati, ada bouldering, archery, bungee trampoline, dan lain-lain.

Udah pada tau kan kalo gue suka manah? Yaa walaupun gak pernah berhasil memanah hati mu hahahaha bodo.

Oh satu informasi tambahan, rockadventure ini gak seperti acara2 konser lain yang setelah konser para artis atau performance langsung cabut gitu aja, disini kita semua berbaur, mingle banget. Jadi kita bisa sedekat itu sama para performances, karena memang konsep nya dibuat se-intim mungkin. Bahkan besok paginya kita ada sesi jamming bareng! Seru banget kan!!!

Acara camping pun selesai, tapi belum buat gue dan tim Superadventure yang melanjutkan perjalanan untuk merasakan sisi adventure lain dari Yogyakarta.

Siang itu, selesai dari area camp Watu Gondang, gue dan tim Superadventure melanjutkan perjalanan untuk melihat Sunset melalui Parangdong, bukit di sekitar pantai Parangtritis. Padahal sempat pesimis karena Yogyakarta terus di guyur hujan. Tapi dari pada pasrah di hotel, lebih baik kita jalan saja, dan ternyata???? SEMESTA MENDUKUNG!

Apa kata yang pantas untuk menuliskan kecantikan senja sore itu?

Setelah cukup lama terkesima dengan cantiknya senja dari bukit Parangdog, kami kembali ke pusat kota Yogyakarta. Sedikit memulihkan rindu gue pada tanduk unicorn, alias tugu Yogyakarta yang begitu memiliki arti bagi gue.

Sekarang waktunya kembali ke Hotel, karena besok pagi kita akan menikmati segarnya pagi dari Kaki gunung Merapi, Kaliadem.

Kami berangkat dari hotel pukul setengah 5 pagi menuju Kaliadem, memang agak telat untuk menyaksikan matahari terbit, tapi bukan itu tujuan utama kami, tujuan kami hanya supaya gunung Merapi tidak tertutup kabut, jadi kami bisa membuatnya menjadi latar foto yang luar biasa hehe. Dan beruntungnya, cuaca begitu cerah pagi itu. Bener kok cerah, gak percaya? Nih liat!

Tuh! Percaya kan! Cerah banget chooyyy! Merapi terlihat begitu gagah dari sisi ini, eh btw foto ini cuma diambil pake Handphone loh hehe

Tips dari gue, kalo mau kesini harus pagi-pagi yaaa, karena kalo siang sedikit aja, diatas jam 8 misalnya, kabut dan awan pasti sudah menutupi semua bagian gunung Merapi. Tapi gak menutup kemungkinan pagi juga ke tutup kabut, banyak-banyak doa aja. Hehe

Nah, misalnya foto ini, ini diambil diatas jam 8 pagi, puncaknya sudah mulai tertutup awan. Jadi hanya kelihatan setengah. Tapi tetap bagus kan yaa? Hehe

Setelah selesai dari Kaliadem, kami melanjutkan perjalanan ke Tamansari, iyaa gak ada ambil foto disana, karena kita 100% cuma ambil video, nanti kalian bisa liat di vlog gue deh, secepatnya akan gue bikin. Selesai dari Tamansari, kami pun kembali ke Jakarta, mempersiapkan Rockadventure kedua di Semarang, satu minggu berselang. Jadi, tungguin yaa cerita dari Rockadventure Semarang!

Terimakasih sudah membaca cerita dari Yogyakarta yang kesekian, aku selalu merindu untuk kembali ke kota ini, akan lebih bahagia bila kamu, bisa ikut bersama ku untuk segera kembali ke Yogyakarta, iya, kamu yang membaca tulisan ini. ☺️

Schode Ilham Written by:

dengan membaca semua tulisan ini, kalian telah menelanjangiku bulat-bulat.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *