Waw! gak sampe 50 ribu, lo bisa liburan weekend ke curug yang super nyegerin.

Yaaaayyyyy! Tulisan perjalanan pertama di 2018 akhirnya gue rilis. Setelah awal tahun diisi dengan beberapa kali menjadi pembicara Seminar, di Universitas Satya Negara di minggu pertama, disusul minggu berikutnya kembali bercerita di anniversary Awan Ethnic Craft di Puncak Bogor. Minggu ketiga gue Jalan-jalan berbalut liputan bareng Net.TV, tepatnya untuk Net 12, sekalian gue juga belajar bikin Vlog pertama gue (Iya, Tahun ini gue mau mewujudkan resolusi untuk mulai nge-vlog, dan vlog pertama gue bisa dilihat disini), lalu di minggu terakhir Januari gue mengikuti kompetisi futsal Utara Cup di Jakarta yang berujung kemenangan untuk tim gue. Alhamdulillah, bulan pertama di tahun 2018 langsung di kasih kemenangan hehehe.

Dannnnnn, akhirnya minggu pertama di Februari gue memutuskan untuk kembali merasakan seutuhnya, bercumbu dengan alam, alaaah apa sih, yaa, pokoknya lepas kangen sama alam, deh.

Oh iya, sebelum pergi di wekend pertama Februari ini, gue sempat di undang sama INASGOC (Indonesia Asian Games organization Committee) di awal februari, tanggal 1, hari kamis, untuk merasakan langsung, kompleks olahraga Gelora Bung Karno yang baru banget di renovasi untuk mendukung kegiatan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Suatu kehormatan dimana gue bisa melihat langsung semua fasilitas yang ada di GBK, dari Istora Senayan, Arena Aquatic, dan si fenomenal Stadion Utama Gelora Bung Karno!! Waw, terlihat jauh lebih keren, lebih tertata, lebih rapih, dan lebih bersih!! Harapan gue semoga ini semua bisa kita jaga bersama, karena ini aset dan kebanggaan kita semua. Terutama untuk para penonton dan suporter, peringatan super keras!!! agar sama-sama menjaga tribun, utamanya kebersihan dan sama-sama menjaga fasilitas bangku penonton yang sekarang semua sudah di set menjadi single seat. Jangan dirusak yaa geng, dan jangan dicorat-coret! Oh iya, gue sempat bikin video drone Selfie di dalam satdion GBK, bisa klik disini kalo mau liat hehehe.

Oke sekarang kita bahas liburan pertama gue tahun ini. Weekend ini gue akhirnya memutuskan untuk main lagi ke curug-curug di Bogor yang super ngangenin. sebenarnya gak ada rencana sama sekali buat main ke Bogor weekend pertama ini, begitu aja terlintas di kepala. Kayanya gue butuh suasana segar kaki gunung, dan aliran sungainya.

Beruntung, dengan begitu mudahnya juga dikabulkan teman-teman gue yang super baik, NanaRoosmithaAdhotMossy, dan yang paling penting, sang tuan rumah, pangeran curug-curug di bogor, Ujang a.k.a Rahman Costa. Terobatilah kangen gue dengan alam. Super bahagia dan gak sabar menuju weekend!

Tapi sebentar, gak asik banget kalo jalan-jalannya begitu aja, apa yang gue bisa bagikan ke teman-teman kalo gue cuma sekedar jalan. Nah, makanya tercetuslah judul tulisan ini, “Gak Sampe 50 Ribu Rupiah, Lo Bisa Liburan Weekend!”. Waduh???? Gimana caranya liburan dua hari ke Bogor cuma ngeluarin 50 ribu doang???? Mustahil gak sih!!

Oke kita buktikan kalo ini gak mustahil, tapi ini balik ke diri sendiri yaa, kalo lo mau lebih hemat, bahkan lo bisa ngeluarin uang lebih sedikit, tapi perlu di pahami, biasanya “hemat” itu cenderung “nekat”, dan “murah” itu jarang banget bisa temenan sama yang namanya “nyaman”. Kita sendiri yang memutuskan mau kaya gimana. Oh, ini juga tergantung sama destinasi dan kota kalian. Karena gue domisili di Jakarta, yaa gue liburan singkat murahnya ke Bogor aja. Tapi gue yakin, gak jauh dari tempat tinggal kalian, dimanapun, pasti ada satu tempat yang bakal bikin kalian merasa nyaman sama suasana dan pemandangannya.

Eh tapi inget, nyaman itu gak selalu apa yang dilihat mata, tapi juga apa yang dirasakan pikiran dan hati. Jadi kurang-kurangin bilang “ZONK!” ketika kalian dateng ke suatu tempat, tapi tempat itu gak sesuai ekspektasi kalian, cukup nikmati aja udaranya, suasanya, meskipun pemandangannya tertutup kabut. Berhentilah memberi energi negatif untuk diri sendiri hehehe.

Mungkin kalo kalian followers instagram gue, kalian akan tau satu hal. Gue jarang banget nginep di hotel kalo lagi traveling. Bukan!, bukan karena gue gak mampu, banyak juga hotel-hotel di daerah wisata yang nawarin gue untuk kerjasama. Biasanya tukar bayaran menginap dengan postingan di Instagram. Bukannya gue nolak, tapi yaa tawaran dari teman daerah untuk menginap dirumahnya lebih menggiurkan dari pada ruang hotel yang nyaman. Gue selalu ingin bergabung dengan masyarakat lokal, untuk tau lebih dalam tentang daerah yang gue datengin, tentang kehidupannya, budayanya, sampai pariwisatanya. Dan percayalah, mereka akan jadi guide yang sangat baik untuk kalian, yaa tentu jika sikap kalian juga baik. Itu lah yang selalu gue jaga, Respect the local! Dan syukur, gue selalu bertemu keluarga baru di setiap daerah yang gue datengin. Alhamdulillah.

So, hal serupa gue terapin di liburan singkat ke Bogor kali ini. Ada satu teman asli Bogor, namanya Rahman Costa, yang sudah sangat siap menampung gue di Bogor. Betul, gue akan nginep dirumahnya. Bukan semudah itu loh bisa nginep dirumah orang semaunya, butuh hubungan komunikasi dan pertemanan yang dibangun dengan baik, jangan yang baru kenal langsung cari kesempatan, itu sih namanya manfaatin. Cobalah jadi orang yang friendly, ramah, mudah bergaul, dan jangan sombong! Itu penting dalam hubungan antar manusia, dan yang terpenting jangan pamrih yaaa hehehe.

Nah karena sudah ada Rahman yang siap nemenin selama di Bogor, segera realisasikan perjalanan ini! Dari Jakarta, gue ajak Nana dan Kak Roos, oh iya ada Adhot dan pacarnya Mossy, yang nyusul pake motor. Gue, Nana dan Kak Roos berangkat ke Bogor pake Commuter Line, oh iya ke stasiunnya kita pake Taksi online dengan biaya sekitar 17 ribu yang dibayarin sama Kak Roos, mayan lah, he he he. Sampai stasiun gue langsung beli tiket ke Bogor dengan harga 4000 rupiah, dengan lama perjalanan kurang lebih satu  jam. 4000 aja coy, kalo naik taksi online bayar berapa yaa? hahaha

FYI, tiket kereta ke Bogor harganya bervariasi yaa, tergantung jarak, kalo gue gak salah, paling mahal tuh 7.000, dan paling murah 4.000. Kalian bisa check disini.

Sampai stasiun Bogor, langsung ketemu sama Rahman Costa dan satu teman lagi namanya Wanday, dan lanjut jalan kerumah Rahman. Kurang lebih setengah jam dari stasiun, kita sampai dirumah Rahman. Rumahnya enak banget sih!!! Nyaman banget, dan udaranya sejuk pissaaaannnnn! Dan tau gak, sampai dirumah Rahman, kita sudah disiapin makanan sama Umi-nya Rahman, LIWETAN!!!!! Ahh mantap bener sih! Pake Ikan teri, tahu-tempe, lalapan, plus sambal!! WARBYAZAHHHH!!!

IMG_7667.jpgIni enak banget lah gak bohong!!! Makasih Umi-nya Rahman!!!

Dan setelah makan, kita semua tidur dirumah Rahman yang nyaman ini. Kenyang, tidur, besoknya jalan-jalan. Indahnya duniaaaaa hahaha.

Karena terlalu nyenyak tidur, kami semua bangun kesiangan. Jam 6 pagi semua baru bangun! Alhasil kitapun baru bisa berangkat ke Curug sekitar jam 7 pagi. Sempat sarapan gorengan hangat dan minum teh panas terlebih dahulu sebelum jalan, lagi-lagi Umi-nya Rahman Costa memang terbaik!!

Destinasi kali ini kita akan main ke Curug Kiara. Ini tempat baru buat gue, dan memang tempat ini baru di buka untuk wisata sekitar 4 bulan yang lalu, jadi belum banyak orang yang tau dan datang. Lokasi tepatnya ada di kampung Raina, Desa Ciasihan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor. Lokasinya cukup dengan dari curug-curug yang ada di gunung Bunder, eh gak deket-deket banget loh yaa, lumayan jauh kalo jalan hahaha. Perjalanan dari rumah Rahman kurang lebih satu setengah jam, so, Let’s go!!

Setelah melakukan perjalanan cukup panjang, akhirnya kami sampai di pintu gerbang pertama kawasan wisata Curug Kiara. Disini kami harus membayar 5.000 rupiah untuk tiket masuk motor. Sejauh ini gue baru keluar uang 9.000, 4.000 untuk tiket kereta, dan 5.000 untuk tiket masuk motor barusan. Dari sini kami masih harus mengendarai sepeda motor untuk sampai di area parkir Curug Kiara, masih harus naik melintasi persawahan warga. Pemandangannya sangat Indah! Udaranya super sejuk! Aku tenaannngggggg…..

Tak jauh dari area parkir, kami menemukan panorama yang super duper membuat kami tercengang…

IMG_8401

Ini lah pemandangan yang disajikan di desa terakhir sebelum kita memulai perjalanan menuju curug-curug disini.

Balik ke judul, jadi uang yang gak sampe 50 ribu ini habis untuk apa aja gengs? Seperti yang gue bilang diatas, gue keluar uang 4.000 rupiah untuk bayar tiket kereta dari Jakarta ke Bogor. Jadi pulang pergi akan menghabiskan 8.000 rupiah. Lumayan banget kan. Pertama lo gak perlu capek-capek nyetir sendiri, dan lo gak perlu mampir untuk isi bensin. Gue baru ngeluarin uang lagi itu pas masuk ke kawasan wisata Curug Kiara. Perorangnya dikenakan biaya 5.000.

SuperScreenshot 2018-3-3 18-14-57.pngOrang di depan itu tuh yang nagihin kita 5.000an, oh iya ini cuplikan Vlog gue yaaa hehehe kalian bisa lihat di youtube gue dengan click disini.

Sekitar 1 kilometer menanjak, lo akan sampai di parkiran, diparkiran ini lo harus bayar 2.000 permotor. Nah dari parkiran ini lah lo baru mulai benar-benar tracking ke curug. Sekitar 15 menit tracking dengan kiri-kanannya melintasi persawahan warga, lo akan ketemu loket menuju curug.

SuperScreenshot 2018-3-3 18-22-31.pngIni juga masih dari cuplikan Youtube Channel gue, nah disini kalian akan harus bayar 20.000 untuk bisa masuk dan menikmati curug-curug di kawasan ini.

20.000 ini adalah uang terkahir yang gue keluarkan untuk menikmati ini semua. Total uang yang keluar adalah 35.000, dari tiket PP Jakarta-Bogor 8.000, Tiket masuk kawasan wisata 5.000, parkir motor 2.000, dan tiket masuk curug 20.000.

Gue sengaja gak hitung uang untuk makan selama perjalanan ini, karena kita semua pasti punya selera makan yang berbeda, dan jelas, budgetnya pun berbeda. Ini gue cuma bahas untuk tripnya aja yaaa. Oh, satu lagi, gue juga ikut bayar patungan bensin motor sekitar 15.000, karena motornya matic, 15.000 ini sudah sampai full dan cukup untuk pulang pergi, karena yaa memang masih dikawasan Bogor, jadi gak jauh-jauh banget.

Dan ini lah sedikit dokumentasi dari perjalanan super ngirit kemarin. Semoga tulisan ini bermanfaat untuk kalian, karena itu yang gue harapin, gue pengen semua orang bisa merasakan kebahagiaan yang gue rasain tanpa harus banyak mikir, banyak alasan dan lain-lain, jiwa kalian perlu ini guys, jiwa juga perlu makan, dan gue rasa traveling adalah makanan yang paling lezat untuk jiwa kalian. Berbahagialah…..

IMG_8025.JPG

IMG_7712.JPG

Oh iya, kalo mau liat visual perjalanan ini, kalian bisa juga liat vlog yang gue buat di youtube yaaa, gue niat kok ngasih pencerahan buat kalian, sampe segala segmen gue bikin kontennya hahaha. Bayangin seribet apa kerjaan gue! hahahaha. oh click link ini untuk nonton video nya yaaaa.

Okeeeeeeee!! Sekian dulu untuk cerita perjalanan ini, Terimakasih sekali lagi gue ucapakan untuk semua teman-teman yang terlibat dalam tulisan ini, Rahman Costa, Umi Rahman Costa yang liwetannya enak banget, Nana yang jadi assisten vlog hahaha, Kak Roosmitha, Adhot, Mossy, dan Seluruh tim dari keluarga Besok Libur Adventure yang dengan baik mau menjadi guide selama liburan kemarin. Last but not least, untuk kalian semua, yang selalu membaca tulisan-tulisan gue yang biasa banget ini. Semoga setiap kata yang dibaca menjadi pahala buat kalian, karena gue mendoakan itu hehehehe. sekali lagi, TERIMA KASIH BANYAK! Salam sembah!

Schode Ilham Written by:

dengan membaca semua tulisan ini, kalian telah menelanjangiku bulat-bulat.

One Comment

  1. vinnyy
    March 16, 2018
    Reply

    wow… you are amazing, u made me realize that the beauty of Indonesia.
    saya bangga terlahir di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *