Pulau Kumala ada ditengah-tengah Sungai? serius? (Famtrip Pesona Indonesia Part II, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur)

“Pak Lani, apa setiap hari Kalimantan panasnya kaya gini?” Tanya gue ke driver elf yang akan menemani kami selama 4 hari kedepan berkeliling Kalimantan Timur khususnya Kutai Kartanegara. “Lah iya! Kalimantan memang panas mas, soale ini didataran rendah yang dekat sama laut, makanya ibukotanya namanya Samarinda, dari asal kata sama rendah” (dengan logat sedikit Jawa, yaa Mas Lanianto memang perantau dari Magelang, Jawa Tengah) Wah baru tau gue kalo Samarinda itu ada artinya, nambah lagi pengetahuan gue hehehe.

(Sebelum lanjut baca, silahkan click link ini untuk tau kenapa gue bisa ada di Kalimantan) Perjalanan panjang dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan (Lah iya panjang) Balikpapan, ke Kutai Kartanegara memakan waktu kurang lebih 3-4 jam melalui jalur darat. Sudah capek, panas pula! “Mas Aiiinnnn gue mau makan duluuuuuu! berenti lah bentar, cari makanan khas Kalimantan!” Pinta gue dan beberapa teman di dalam elf. Dan Mas Ain, tidak punya pilihan lain untuk menolak permintaan yang satu ini he he he. 
Dan sampailah kami di Warung Banjar Sari, restoran prasmanan yang menjual makanan khas Kalimantan. Liat pria gendut arogan di paling kanan foto? Iya itu Yudha alias Catatan Backpacker, gragas banget kalo udah urusan makanan, Yud serius, lu harus mulai diet lagi 😂. Gue sih udah pasti nyobain makanan khas, dan yang gue pilih adalah Gence Ruan, Ruan itu diambil dari nama ikan khas di sungai-sungai kalimantan yaitu Ikan Haruan atau ikan Gabus dan Gence sendiri adalah nama bumbu special yang menemani si ikan gabus, ikan aja ditemenin masa lu nggak sih bro…..

Setelah puas makan bersama, kami segera menuju hotel, bukan bermaksud promosi, tempat kami menginap malam ini bernama ‘the hotel’ iyaa the hotel aja, irit plus yaudah gitu aja, kalo ditanya lo nginep di mana bro? the hotel. yaa hotel apa namanya?. yaa the hotel bro. kelar.

Setelah menyimpan semua barang-barang di kamar The Hotel, iya the hotel, kami segera melanjutkan perjalanan ke destinasi pertama. Setelah sampai di destinasi pertama, gue agak heran, eh ngapain sih kita main cuma kejembatan besi??? apa serunya main di jembatan besi diatas Sungai Mahakam ini??? gak asik!

Lah ternyata gue salah! Ini jembatan luar biasa banget brooooo! Pas sampe atas jembatan dan gue liat keujungnya, seketika gue takjub. Pertama, jembatan ini berdiri di sungai terbesar di Kalimantan, Sungai Mahakam. Yang kedua jembatan ini tidak menghubungkan dua daratan kalimantan, melainkan menghubungkan ke sebuah pulau di tengah sungai Mahakam. Lah apaan sih?!!! Kok ada pulau di tengah sungai -_- Lah ini ada kok ode, gak percaya banget lu! Liat aja sendiri, kan lu punya drone, coba liat dari atas kalo gak percaya. Oh iya bener juga. Jadi makin penasaran gue, yaudah yuk ah cekidot TKP! Kita liat betapa uniknya tempat ini!!!!

Jembatan ini namanya Jembatan Repo-Repo, Jembatan yang menghubungkan daratan Kutai Kartanegara dan Pulau Kumala ditengah-tengah Sungai Mahakam.Harga tiket masuknya 7000 rupiah saja perorang guysss, terjangkau lah yaaa.Disini ada juga pengunjung yang “menggembok cintanya”. Duh aku mau gembok nama siapa yaaa? tiba-tiba terdengar soundtrack ftv yang galau-galau itu huhu.Indahnya Senja dari atas Jembatan Repo-Repo, aku cinta sekaliiiii~Jembatan Repo-Reponya gak kalah cantiklah yaa sama Kak Griska hehehehe

Dan inilah fenomena Pulau ditengah Sungai, Namanya Pulau Kumala, satu lagi keajaiban dari negeri ini, yang membuat gue makin cinta.

Oh ngomong-ngomong, Pulau Kumala masuk kedalam 10 kategori Tujuan Wisata Baru Terpopuler (Most Popular New Destination) versi Anugerah Pesona Indonesia 2017. Nah buat kamu yang mendukung Pulau Kumala sebagai Tujuan Wisata Baru yang Populer silahkan vote Pulau Kumala dengan mengclick tautan ini.

Setelah Pulau Kumala, ada apalagi yaa di Kutai Kartanegara? Tungguin yaa ditulisan-tulisan gue setelah ini. Terimakasih yaaa sudah membaca ☺️

Schode Ilham Written by:

dengan membaca semua tulisan ini, kalian telah menelanjangiku bulat-bulat.

2 Comments

  1. April 15, 2018
    Reply

    menarik banget pulau Kumala ini, tapi jauh juga ya 3-4 jam dari Balikpapan….kudu cuti lama nih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *