Negeri diatas Awan itu memang benar adanya. namanya B-29 Desa Argosari, Lumajang.

Setelah puas bermain-main di hutan bambu bersama penghuni-penghuni ramahnya, Kami melanjutkan perjalan ke desa Argosari. Perjalan dimulai pukul 3 sore setelah sebelumnya mampir terlebih dahulu di sebuah rumah makan sederhana di pinggir jalan. Perut sudah terisi kembali dan kami siap untuk juga kembali melanjutkan perjalanan. Gue sendiri udah gak sabar, sepertinya yang lain pun begitu. Oke mari kita nikmati perjalanan ini. Setelah kurang lebih 2 jam perjalanan, keadaan jalan mulai berubah, mulai sempit dan menanjak. Sesekali jalan yang kami lalui berada diantara dua jurang. Indah banget! gak kerasa udah jam 5 sore, kabut sesekali turun menutupi jalan, kami terkagum-kagum melihat panorama alam di kiri kanan jalan. foto real dari dalam mobil, tanpa editan. Karena ini referensi, jadi harus kasih gambar sesungguhnya yaa, makanya gue gak pernah edit2 foto di blog.

Setelah melewati jalan dengan bibir jurang di kanan kirinya, kita akan menemukan desa Argosari, desa dimana kita akan bermalam hari ini, sebelum besok, menjadi saksi golden sunrise dari Puncak B-29. Ini informasi lagi yaa buat kalian, buat yang kemarin bilang B-29 itu nama pabrik deterjen! (padahal gue sendiri yang bilang hahaha) B-29 itu adalah sebuah akronim guyysssss, kepanjangannya adalah Bukit 2900, karena ketinggian tempatnya berkisar 2900 meter dari permukaan laut. Dah, ngerti yaa?! awas lo bilang parbrik deterjen lagi!!

Lagi asik-asik menikmati perjalanan, mata kami semua didalam elf kemudian tertuju pada satu titik. Dipinggir jalan banyak sekali kuda hias berbaris. Gue pun penasaran! pasti ada suatu perayaan hari ini di desa. Tapi ini apa yaa? kok unik banget! Lalu Mas Nur menjelaskan, itu namanya Jaran Kecak, pasti ada sebuah acara atau hajatan disini, katanya. Wah gue penasaran banget! Ini hal baru lagi yang bikin gue tercengang! Budaya Indonesia tuh kaya banget yaa! Gue selalu suka apa yang berbau local wisdom atau local genius, makanya gue antusias banget turun sebentar buat motoin mereka. Ini penampakan dari Jaran Kecak

foto oleh Mas Sendy

kudanya tuh kuda tanggung gitu, belum terlalu dewasa. dan hiasannya rame banget dan colorfull! Kerennya lagi, Kuda ini berjalan sambil menari dengan cara menggoyangkan bokong mereka naik dan turun seperti hidrolik hahahaha lucu banget! 

selfie bareng dulu yuk ah! 

Nah ketemu nih sumber acaranya, dan ini acara bener-bener deh! Jalan kita menuju homestay di tutup dong buat acara ini! Otomatis kendaraan kita cuma bisa sampai sini, dan akhirnya pun kita menyewa homestay dekat tempat ini

kondisi elf kami yang tidak bisa lewat karena jalanan di blokade oleh tenda acara.

Pasti ini acara pernikahan besar-besaran nih, pikir gue singkat. Eh tapi ternyata!!!! Ini cuma acara Sunatan salah seorang anak warga hahahahaha. Yaampun coba itu, segala ada dangdut dan memblokade jalan. Jarang terjadi di kota-kota besar hahahaha yaa mungkin ini anak kesayangan kali yaaa hehehe

Wargapun ramai-ramai keluar rumah, karena ini sudah barang tentu menjadi hiburan bagi warga sekitar, dan gue manfaatkan untuk berfoto bersama dengan kembang desa setempat (pada jamannya 😂) eh tapi yaaa, gue yakin, mbah ini berdua pasti cantik pada zamannya!


Kita sampai di Desa Argosari memang sudah terlalu sore, sekitar jam 5 sore kami sampai. Maka dari itu dalam waktu yang singkat pulalah matahari telah hilang diterkam kegelapan. Kita semuapun memutuskan beristirahat mengingat besok dini hari kita sudah harus berangkat ke titik Puncak B-29.

Kukuruyuuukkkkk, suara motor-motor ojek yang sudah mengantri didepan homestay yang siap mengantar kita sampai B-29. Eh btw kok suara motor kukuruyuk? udah biarin lah gak penting. Yang penting sekarang jalan yuk! Takut kesiangan nih lihat matahari terbitnya! Dari homestay menuju B-29 kurang lebih 30-40 menit menggunakan motor. Dan kita sampai pukul 5 kurang sekian. Matahari belum muncul dan B-29 masih gelap gulita. Sesampainya di Puncak B-29, kami mulai mencari spot masing-masing, gue sendiri mojok aja cari tempat buat ambil timelapse. Dan matahari pun terbit! Masya Allah! itu lah kalimat awal yang pertama kali gue ucapkan dalam hati, dari sisi timur semua menjadi emas!

banyak yang ngecamp guys, maklum lah long weekend kemarin hehe foto oleh Mas Sendy

ketika selesai melihat ke sisi Timur, gue memutuskan untuk melihat spot di sisi barat. Lagi dan lagi gue terkejut, terkejut kuadrat! Lukisan macam apa yang ada di depan saya ini, Tuhan?

sudah cukup! gue gak bisa nulis lagi. gue cuma bisa bersyukur. 

Bagaimana bisa kita tidak bangga lahir di negeri yang cantik ini? apa ada kata yang lebih dari cinta?

baiklah, kita tutup saja tulisan ini dengan foto gue hehehe


Teman-teman, bantu gue, dan bantu Indonesia, untuk menyebarluaskan keindahan negeri ini, keseluruh dunia. Tapi yang terpenting adalah, mari kita sama-sama jaga negeri ini, negeri yang kita cintai dan banggakan.

Salam cinta, dari Lumajang! 

Schode Ilham Written by:

dengan membaca semua tulisan ini, kalian telah menelanjangiku bulat-bulat.

One Comment

  1. September 6, 2017
    Reply

    I see you don’t monetize your site, don’t waste
    your traffic, you can earn additional bucks every month because you’ve got high quality content.
    If you want to know how to make extra $$$, search for: best adsense alternative Wrastain’s tools

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *